Internet, Aplikasi, dan Pembayaran: Bekal Digital Jamaah Umroh Mandiri
by Haikal Basagili | 28-10-2026 02:02
Bagi jemaah umrah mandiri, ponsel adalah pemandu, peta, dompet, sekaligus penghubung dengan keluarga. Tanpa internet yang stabil dan aplikasi yang tepat, perjalanan bisa tersendat. Berikut bekal digital yang perlu disiapkan sebelum berangkat.
Apa pilihan internet di Arab Saudi?
Ada tiga pilihan: roaming dari operator Indonesia, kartu SIM lokal, atau eSIM. Roaming paling praktis, tetapi umumnya paling mahal. Kartu SIM dari operator Saudi, yaitu STC, Mobily, dan Zain, lebih murah dan dijual di konter Bandara Jeddah dan Madinah, tetapi pendaftarannya memakai paspor dan sidik jari. eSIM bisa dibeli sebelum berangkat dan langsung aktif saat mendarat, asalkan ponsel Anda mendukungnya. Pilih paket data sesuai lama tinggal, dan ingat bahwa panggilan video serta unggahan foto menghabiskan kuota lebih cepat.
Aplikasi apa saja yang perlu diunduh?
- Nusuk untuk izin umrah, izin Raudhah, dan informasi resmi.
- HHR Train untuk memesan Kereta Cepat Haramain.
- Careem, Uber, atau Bolt untuk taksi online.
- Google Maps untuk menyimpan lokasi hotel dan pintu masjid.
- Aplikasi penerjemah, waktu salat, serta aplikasi bank.
Bagaimana cara membayar?
Pembayaran nontunai sangat umum di Arab Saudi. Kartu debit atau kredit berlogo Visa atau Mastercard diterima di sebagian besar toko, restoran, dan taksi online. Aktifkan fitur transaksi luar negeri sebelum berangkat, dan tetap bawa riyal tunai secukupnya untuk pedagang kecil dan sedekah. Simpan nomor layanan pelanggan bank untuk berjaga-jaga jika kartu terblokir, dan tarik tunai di ATM resmi yang berada di dalam gedung agar lebih aman.
Kapan QRIS bisa dipakai di Saudi?
Belum bisa. Bank Indonesia masih membahas kerja sama QRIS antarnegara dengan Arab Saudi. Pada Juli 2026, BI menyebut diskusinya makin mendalam, tetapi belum ada tanggal pemberlakuan. Pantau pengumuman resmi BI sebelum mengandalkannya. Bila nanti berlaku, layanan ini akan memudahkan jemaah membayar langsung dari rekening di Indonesia.
Di mana sinyal biasanya melemah?
Saat puncak keramaian di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Simpan visa, tiket, dan bukti hotel secara offline, lalu unduh peta kota sebelum keluar dari hotel. Bila terpisah dari keluarga, tetapkan titik temu, misalnya nomor pintu masjid tertentu.
Siapa yang perlu disiapkan secara khusus?
Lansia dan anak. Aktifkan fitur berbagi lokasi dengan keluarga seperjalanan dan pastikan ponsel mereka selalu terisi daya. Tuliskan juga nomor telepon penting di kertas yang disimpan di dompet, kalau-kalau ponsel mati.
Mengapa harus waspada?
Waspadai tautan palsu yang mengatasnamakan Nusuk atau penjual izin Raudhah. Izin di aplikasi Nusuk resmi tidak dipungut biaya. Bawa power bank di tas kabin, bukan di bagasi, sesuai aturan penerbangan. Gunakan kata sandi yang kuat dan jangan berbagi kode OTP kepada siapa pun.
Ingin semua urusan digital dan teknis beres sebelum berangkat? Konsultasikan rencana umrah Anda dengan tim easyumroh.id. easyumroh.id Jalan Mudah Menuju Baitullah.