Checklist Syarat dan Dokumen Umrah Mandiri
Tips & tricks

Checklist Syarat dan Dokumen Umrah Mandiri

by Haikal Basagili | 05-10-2026 05:05

Dokumen yang tidak lengkap bisa membuat jamaah gagal berangkat atau tertahan di bandara. Bagi jaamah umrah mandiri, semua berkas harus disiapkan sendiri, idealnya dua sampai tiga bulan sebelum keberangkatan.

Apa dasar persyaratannya?

Syarat umrah mandiri diatur dalam Pasal 87A UU Nomor 14 Tahun 2025: beragama islam, paspor berlaku minimal enam bulan, tiket pulang - pergi dengan tanggal jelas, surat keterangan sehat dari dokter, serta visa dan bukti pembelian paket layanan melalui Sistem Informasi Kementrian. Arab Saudi juga menetapkan syarat tamabhan untuk visa dan kesehatan.

Bagaimana menyiapkan paspor?

Jika masa berlaku paspor kurang dari enam bulan saat berangkat, segera perpanjang di kantor imigrasi. Nama di paspor minimal terdiri atas dua kata sebagai syarat visa. Bila nama Anda hanya satu kata, ajukan penambahan nama (endrosement) di kantor imigrasi. Untuk anak di bawah 18 tahun, pastikan nama orang tua tercantum di paspor, dan bawa surat izin jika anak tidak berangkat bersama orang tua kandung.

Apa saja dokumen perjalanan lainnya?

  • Tiket pesawat pulang - pergi dengan nama yang sama persis dengan paspor.
  • Bukti pemesanan hotel yang terdaftar di Nusuk Masar dan sudah disetujui oleh pihak hotel.
  • Bukti transportasi untuk rutre bandara - hotel, antarkota dan hotel - bandara
  • Visa, dicetak dan disimpan di ponsel
  • Pasfoto terbaru berlatar putih untuk pengajuan visa.

Kapan harus vaksin? 

Vaksin meningitis wajib bagi jamaah umrah, dan jamaah asal Indonesia juga diwajibakan vaksin polio. Lakukan vaksinasi paling lambat 10 hari sebelum berangkat di fasilitas kesehatan yang berwenang menerbitkan sertifikat vaksin internasional. Sertifikatnya kini berbentuk e-ICV yang bisa dilihat di aplikasi SATUSEHAT Mobile. Vaksin meningitis berlaku tiga hingga lima tahun, tergantung jenisnya, jadi cek dulu tanggal pada sertifikat lama Anda.

Siapa yang perlu surat keterangan sehat? 

Semua jamaah mandiri, sesuai UU. Mintalah ke dokter atau puskesmas. Lansia dan penderita penyakit kronis sebaiknya juga membawa ringkasan riwayat kesehatan serta resep obat dalam bahasa inggris.

Di mana menyimpan dokumen?

Simpan dokumen asli di tas kecil yang selalu dibawa, bukan di koper bagasi. Buat salinan cetak dan digital di ponsel serta di penyimpanan awan, lalu kirim juga ke keluarga di rumah. Jika paspor hilang, salinan ini memudahkan pelaporan ke KJRI Jeddah. Menjelang pulang, isi deklarasai kedatangan melalui aplikasi atau AII Indonesia milik imigrasi.

Mengapa harus teliti?

Arab Saudi kini memperpendek masa berlaku visa umrah: jamaah harus masuk dalam 30 hari sejak visa terbit. Kesalahan kecil, seperti nama di tiket yang berbeda dengan paspor, bisa membuat seluruh rencana berantakan. Karena itu, periksa ulang setiap data sebelum membayar, dan jangan ajukan visa sebelum jadwal benar-benar pasti.

Bingung menyusun berkas? Konsultasikan rencana Anda dengan tim easyUmroh.id dan biarkan kami membantu mengurus visa umrah Anda. easyUmroh.id, Jalan Mudah Menuju Baitullah.


Olivia Rhye

Admin easyUmroh

Admin

Baca Juga
LIHAT SEMUA
Segera Hubungi Kami